Ulasan
Naskah Akademik Teknologi Informasi dan Komunikasi TIK
Dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi dapat memudahkan
kita untuk belajar dan mendapatkan informasi yang kita butuhkan dari mana saja,
kapan saja, dan dari siapa saja. Dalam dunia pendidikan perkembangan teknologi
informasi mulai dirasa mempunyai dampak yang positif karena dengan
berkembangnya teknologi informasi dunia pendidikan mulai memperlihatkan
perubahan yang cukup nampak. Sebagai landasan hukumnya dalam mengembangkan kurikulum TIK masa depan diantaranya dilihat dari Tugas
Pokok dan Fungsi Pusat Kurikulum dalam mengembangkan kurikulum khususnya mata
pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi.Peraturan Pemerintah No. 19 tahun
2005, Pasal 1 Ayat 1: Standar nasional pendidikan adalah kriteria minimal
tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik
Indonesia, dan Pasal 28 tentang Standar Pendidik dan Kependidikan. Dengan
demikian peranan TIK bidang pendidikan antara lain adalah sebagai keterampilan
skill, sebagai infrastruktur pembelajaran, sebagai bahan sumber belajar sampai
sebagai pendukung manajemen pembelajaran.
Untuk membentuk kurikulum masa depan,
Teknologi Informasi dan Komunikasi harus memiliki karakteristik materinya harus
berupa tema-tema aktual dan tema esensial, yang merupakan perpaduan dari
cabang-cabang ilmu komputer, matematika, teknik elektronika, telekomunikasi,
sibernetika dan informatika itu sendiri. Materi Teknologi Informasi dan
Komunikasi harus dikembangkan dengan pendekatan interdisipliner dan
multidimensional. Dikatakan interdisipliner karena melibatkan berbagai disiplin
ilmu, dan dikatakan multidimensional karena mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat.
TIK sebagai mata pelajaran baru ini membawa kosekuensi logis pada keharusan
guru menguasainya dan terampil dalam mengajarnya sebelum mengajarkan materi TIK
kepada para siswa.
Untuk menguasai dan terampil cara
mengajarkan TIK kepada siswa, guru perlu mendapatkan pengetahuan dan
keterampilan yang cukup memadai melalui cara yang sistematis dan komprehensif. Dari
seminar yang diselenggarakan Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer FPMIPA UPI
dengan tema “Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Dunia Pendidikan”
, ditemukan bahwa para pengajar TIK memerlukan pendidikan khusus atau tambahan
pengalaman untuk memenuhi standar pengajaran TIK yang baik.
Strategi implementasi kurikulum membentuk
struktur yang sistematis dalam penyusunan kurikulum terkait dengan visi/target
yang kemudian dikelompokkan ke dalam beberapa kemampuan yaitu; pengetahuan
(knowledge), keterampilan (skill), analitis, inovatif, dan etika. Sehingga
dalam penyusunan kurikulum mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi
perlu dimasukkan dan mempertimbangkan unsur pedagogis diantaranya
mempertimbangkan usia dan tahapan sekolah mulai dari Sekolah Dasar / Madrasah Ibtidaiyah,
Sekolah Menengah Pertama / Madrasah Tsyanawiyah dan Sekolah Menengah Atas /
Madrasah Aliyah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar