Rabu, 05 Februari 2014

Ulasan Naskah Akademik Teknologi Informasi dan Komunikasi TIK




Ulasan Naskah Akademik Teknologi Informasi dan Komunikasi TIK

Dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi dapat memudahkan kita untuk belajar dan mendapatkan informasi yang kita butuhkan dari mana saja, kapan saja, dan dari siapa saja. Dalam dunia pendidikan perkembangan teknologi informasi mulai dirasa mempunyai dampak yang positif karena dengan berkembangnya teknologi informasi dunia pendidikan mulai memperlihatkan perubahan yang cukup nampak. Sebagai landasan hukumnya dalam  mengembangkan kurikulum TIK  masa depan diantaranya dilihat dari Tugas Pokok dan Fungsi Pusat Kurikulum dalam mengembangkan kurikulum khususnya mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi.Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005, Pasal 1 Ayat 1: Standar nasional pendidikan adalah kriteria minimal tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Pasal 28 tentang Standar Pendidik dan Kependidikan. Dengan demikian peranan TIK bidang pendidikan antara lain adalah sebagai keterampilan skill, sebagai infrastruktur pembelajaran, sebagai bahan sumber belajar sampai sebagai pendukung manajemen pembelajaran.
Untuk membentuk kurikulum masa depan, Teknologi Informasi dan Komunikasi harus memiliki karakteristik materinya harus berupa tema-tema aktual dan tema esensial, yang merupakan perpaduan dari cabang-cabang ilmu komputer, matematika, teknik elektronika, telekomunikasi, sibernetika dan informatika itu sendiri. Materi Teknologi Informasi dan Komunikasi harus dikembangkan dengan pendekatan interdisipliner dan multidimensional. Dikatakan interdisipliner karena melibatkan berbagai disiplin ilmu, dan dikatakan multidimensional karena mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat. TIK sebagai mata pelajaran baru ini membawa kosekuensi logis pada keharusan guru menguasainya dan terampil dalam mengajarnya sebelum mengajarkan materi TIK kepada para siswa.
Untuk menguasai dan terampil cara mengajarkan TIK kepada siswa, guru perlu mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang cukup memadai melalui cara yang sistematis dan komprehensif. Dari seminar yang diselenggarakan Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer FPMIPA UPI dengan tema “Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam Dunia Pendidikan” , ditemukan bahwa para pengajar TIK memerlukan pendidikan khusus atau tambahan pengalaman untuk memenuhi standar pengajaran TIK yang baik.
Strategi implementasi kurikulum membentuk struktur yang sistematis dalam penyusunan kurikulum terkait dengan visi/target yang kemudian dikelompokkan ke dalam beberapa kemampuan yaitu; pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), analitis, inovatif, dan etika. Sehingga dalam penyusunan kurikulum mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi perlu dimasukkan dan mempertimbangkan unsur pedagogis diantaranya mempertimbangkan usia dan tahapan sekolah mulai dari Sekolah Dasar / Madrasah Ibtidaiyah, Sekolah Menengah Pertama / Madrasah Tsyanawiyah dan Sekolah Menengah Atas / Madrasah Aliyah. 








Tidak ada komentar:

Posting Komentar